Belajar Tentang Basic Gentle Birth Kelas Bidan Kita Series 1

 





Di masa kehamilan sekarang, saya banyak cari tahu soal kehamilan dan persalinan. Pengalaman keguguran dan berakhir dikuretase tahun lalu menjadikan saya lebih berhati-hati menjaga kehamilan dan mempersiapkan persalinan dengan sebaik mungkin. Saya masih terbayang-bayang sakitnya menunggu pembukaan 3 sebelum dilakukan kuretase. Iya, rasanya sakit sekali. Maka dari itu, saya banyak belajar masa kehamilan saat ini agar tidak kaget menghadapi persalinan nanti. Alhamdulillah, saya dipertemukan dengan instagram Bidan Kita dan berkesempatan ikut kelas Bidan Kita gratis melalui live streming Youtube pada 15 Januari 2020 lalu.

12 Series Basic Gentle Birth Kelas Bidan Kita Oleh Bidan Yesie Aprilia

Kelas Bidan Kita akan berlangsung selama 12 hari dengan tema 12 series Basic Gentle Birth Class. Agar tetap bisa mengingat setiap materi dari Bidan Yesie, maka saya merangkumnya disini. Seperti biasa, dengan penampilannya yang segar dan cantik, Bidan Yesie menyapa semua peserta live streaming dengan suka cita dan gembira.

Hal yang selalu beliau ingatkan, hamil merupakan waktu untuk belajar. Sebab ibu yang cerdas juga akan melahirkan bayi yang cerdas. Belajar mempersiapkan proses kehamilan yang nyaman, bebas keluhan, persalinan lancar dan minim trauma menjadikan ibu hamil mampu menjalani proses kehamilan dengan suka cita.

Masa kehamilan merupakan masa yang penting untuk seorang Ibu memahami diri sendiri. Bidan Yesie bilang, seorang kawannya pernah mengatakan bahwa apapun yang ditanam di dalam rahim akan tumbuh subur, sebab rahim adalah miniatur dr alam semesta. Sehingga ketika ada kasih sayang, cinta yang tertanam di rahim maka itu yang akan tumbuh dengan subur. Dan sebaliknya, jika ada marah, kebencian yang ditanam ibu hamil maka itu juga yang tumbuh subur. Sangat indah bukan?

baca juga : Penyebab di Balik Rasa Ngidam pada Ibu Hamil

Materi Series 1 : Kehamilan nyaman, sehat dan sadar



Selanjutnya masuk pada materi utama dari kelas bidan kita yaitu mengenai Kehamilan Nyaman, Sehat dan Sadar. Bidan Yesie membuka kelas dengan memberikan quiz yang terdiri dari beberapa pertanyaan dengan jawaban Yes atau No. Salah satu pertanyaan yang membekas buat saya adalah Apakah persalinan merupakan sebuah peristiwa yang penuh resiko?

Jawaban yang benar No. Setiap orang pasti ingin memiliki kehamilan yang bebas keluhan. Kehamilan dan persalinan bukan peristiwa yang penuh dengan resiko. Mneurut Bidan Yesie, kehamilan memang terdapat resiko tapi hanya kurang dai 10 persen. Karena kehamilan dan persalinan merupakan proses alami dan tidak berlangsung setiap tahun. Semua sudah diciptakan sedemikian rupa oleh Tuhan mulai dari anatomi tubuh dan lainnya.

Hanya saja yang menjadi masalah yang pertama adalah banyak ibu yang tidak merasa percaya diri. Padahal setiap makhluk hidup di bumi sudah diciptakan dengan maksud tertentu dan dirancang sedemikian rupa oleh Tuhan. Apalagi manusia. Artinya, desain manusia sungguh luar biasa dan ciptaan paling sempurna. Masalah kedua karena provider melihat dari perspektif lain. Melihat setiap ibu hamil yang datang memiliki resiko tertentu. Hal ini menjadi mindset yang salah.

Maka dari itu, tugas ibu hamil adalah memberdayakan diri sehingga memiliki kehamilan yang minim resiko.

Mengenai Conscious Pregnancy



Salah satu cara memberdayakan diri yaitu dengan materi dasar conscious yang artinya sadar sepenuhnya secara hati dan pikiran. Conscious pregnancy artinya Anda sadar sepenuhnya bahwa anda sedang hamil. Bahwa ada janin yang tumbuh serta berkembang dalam tubuh anda, serta terdapat tanggung jawab yang mengiringi perjalanan ini. Janin dalam rahim anda bisa merasakan apa yang anda rasakan. Apakah anda mengingingkannya apa tidak. Maka seorang ibu hamil harus berhati-hati dalam menjaga hati dan pikirannya.

Rahim menjadi tempat kehidupan bermula dan rahim yang menjaga kehidupan itu sama dg bumi menjaga kita umat manusia. Hanya saja di sisi lain rahim adalah organ paling rapuh di  antara organ tubuh yang lainnya. Di dalam rahim trauma sering bermula dan mudah sekali didapatkan dan ini yang menjadi fondasi kehidupan..

Kita saat ini rupanya juga tergantung bagaimana kita di dalam rahim dan bagaimana proses persalinan kita. Setiap wanita hamil yang ingin melahirkan seorang anak harus memahami bahwa dia hanya bisa mengajarkan segala  hal kepada anaknya ketika si anak masih ada dalam rahimnya. Itu sebabnya tuhan memberi waktu 40 mngu supaya ibu hamil bersiap diri  menjaga karunia serta amanah dari-Nya. Sehingga kita mampu melahirkan manusia luar biasa, penuh cinta dan menjadi generasi terbaik.

a.       Mengenali dan berdamai dengan perubahan

Salah satu kesadaran yang perlu ibu hamil pahami yaitu mengenai beberapa perubahan yang terjadi baik pada fisik maupun psikis. Pada perubahan fisik (hormon) ibu hamil perlu mengenali, memahami dan menyesuaikan. Mengapa saat hamil pinggang terasa sakit, mengapa payudara nyeri atau lainnya. Tentu saja perubahann yang terjadi ini meliputi bentuk tubuh, kulit, payudara, pencernaan pernapasan, hingga pembuluh darah.

Saat terjadi hal tersebut, maka ibu hamil perlu menyadari adanya perubahan yang terjadi, mengatasi ketidak nyamanan yang dirasakan serta adjust pola dan kebiasaan hidup menjadi lebih sehat.

Di kelas bidan kita series pertama ini, Bidan Yesie kemudian mengajak kami untuk praktik tentang mindfullness. Merasakan perubahan di nafas, dan di seluruh tubuh. Salah satu yang paling melekat di hati saya ketika praktik menggosok tangan sehingga kita bisa merasakan suatu energi. Lalu meletakkannya di perut. Di saat itu, si kecil segera meresponnya dengan menendang-nendang. Kami berdua seperti merasakan suatu ikatan komunikasi yang hangat di hati.

Perubahan kedua yang terjadi pada ibu hamil yaitu mengenai perubahan pskisis/emosi. Pesan dari bidan Yesie dalam menghadapi perubahan psikis ini yaitu be mindfull dan selalu berusaha menjaga kewarasan.

Menjaga suasana hati agar tetap bahagia dan jangan lupa untuk menjaga pola istirahat yang cukup.

b.      Mencari bantuan apabila membutuhkan

Banyak ibu hamil mengalami insomnia sehingga pola istirahat berubah. Hal ini juga saya alami di masa kehamilan trimester ketiga. Jika orang lain merasa ada perubahan yang signifikan dan sangat mengganggu, maka ibu hamil perlu aware dengan kewarasannya, salah satu caranya dengan menjaga pola istirahat yang cukup dan membuat sebuah diary kehamilan.

Diary kehamilan dimulai dengan membuat jurnal/diari, menggambar hingga latihan visualisasi yang dirancang untuk jd peluang dalam rangka penemuan jati diri. Tuliskan apa yang Anda pikirkan, yg dirasakan, di atas kertas. Hal ini sangat bermanfaat ketika dilakukan selama kehamilan. Anda tidak hanya akan memiliki catatan pribadi hidup anda selama ini tetapi juga bisa membuat hadiah khusus untuk anak anda beberapa tahun kemudian.

Pesan terakhir yang disampaikan oleh Bidan Yesie adalah belajar komunikasi dengan janinmu. Janin mampu mendengar, merasakan, mencium aroma dan mampu melihat. Setiap hari lakukan sugesti pada tubuh bahwa tubuhku sehat, bayiku sehat, sel-selku sehat. Ngomong terus sama tubuhmu dan janinmu, maka hal tersebut yang akan terjadi.

Itu tadi sekelumit materi dari kelas Bidan Kita di series pertama. Semoga rangkuman materi ini bisa bermanfaat utamanya untuk diriku dan untuk ibu-ibu hamil lainnya ya!

 

Komentar

Posting Komentar